AYOJAMBI.ID, JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sungai Penuh optimistis mampu memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung upaya pengentasan kemiskinan. Optimisme tersebut menguat seiring keikutsertaan pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tahun 2026 di Jakarta, 13–16 Oktober 2026.
Dalam agenda nasional tersebut, BAZNAS Kota Sungai Penuh diwakili Ketua BAZNAS Muhammad Ajma’in dan Pimpinan Bidang Penghimpunan, Buya Aulia. Kehadiran keduanya diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan strategi penghimpunan zakat, serta mengoptimalkan pendistribusian bantuan agar semakin tepat sasaran.
Pembukaan Rakornas BAZNAS 2026 yang berlangsung pada Selasa (13/10/2026) dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., serta Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.
Turut hadir Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf, Ketua Umum MUI KH. Anwar Iskandar, Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia H.E. Abdalfattah A.K. Al-Sattari, Kepala BPKH Dr. Fadlul Imansyah, serta jajaran pimpinan BAZNAS dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota.
Rakornas ini menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi pengelolaan zakat, serta merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kontribusi zakat bagi kesejahteraan masyarakat.
Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh, Buya Aulia S.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Alfin, S.H., yang telah memberikan dukungan terhadap keikutsertaan BAZNAS dalam forum nasional tersebut.
Apresiasi itu juga ditujukan kepada Sekretaris Daerah, Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), serta seluruh instansi terkait yang turut mendukung penguatan kapasitas dan pengembangan kelembagaan BAZNAS Kota Sungai Penuh.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota Sungai Penuh, Bapak Sekda, Asisten I, Kabag Kesra, serta seluruh instansi terkait yang telah memberikan dukungan kepada pimpinan BAZNAS untuk mengikuti Rakornas ini,” ujar Buya Aulia.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah merupakan modal penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan pemerintah dalam menjalankan program sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami dalam memperkuat kapasitas dan merumuskan langkah-langkah strategis pengelolaan zakat di daerah,” tambahnya.
Buya Aulia menegaskan, harapan Wali Kota Alfin agar BAZNAS mampu melakukan perubahan besar dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja lembaga.
Ia menilai, potensi zakat di Kota Sungai Penuh perlu dikelola secara optimal melalui sistem penghimpunan yang profesional, tata kelola yang transparan, serta pendistribusian yang mengutamakan kebutuhan masyarakat yang berhak menerima.
“Kami sangat optimistis. Keinginan Bapak Wali Kota agar BAZNAS mengalami perubahan besar menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih maksimal. Kami ingin memastikan potensi zakat di Kota Sungai Penuh dapat dihimpun dan dikelola dengan baik, kemudian disalurkan secara tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Kesadaran Zakat Jadi Kunci
Selain penguatan kelembagaan, Buya Aulia menilai peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan pengelolaan zakat di daerah.
Menurutnya, tata kelola yang baik harus berjalan beriringan dengan partisipasi aktif masyarakat. Semakin tinggi kesadaran umat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula peluang zakat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Ia mengingatkan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial. Zakat tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana untuk membantu sesama, memperkuat solidaritas sosial, dan mendorong pemerataan kesejahteraan.
Karena itu, ia mengajak masyarakat Muslim di Kota Sungai Penuh untuk meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat.
“Marilah kita tunaikan kewajiban zakat. Zakat bukan hanya kewajiban individual, tetapi juga memiliki kekuatan besar untuk membantu sesama, memperkuat ekonomi umat, dan mengurangi angka kemiskinan di kota yang kita cintai ini,” ajaknya.
Dorong Mustahik Menjadi Muzaki
BAZNAS Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk terus meningkatkan penghimpunan zakat, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta memastikan pengelolaan dana umat berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Salah satu tujuan utama yang ingin diwujudkan adalah mendorong transformasi mustahik atau penerima zakat menjadi muzaki, yakni orang yang telah mampu menunaikan zakat.
Menurut Buya Aulia, bantuan zakat idealnya tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi penerima melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Harapan besar kami adalah terwujudnya transformasi mustahik menjadi muzaki. Masyarakat yang hari ini menerima bantuan zakat, insyaallah ke depan mampu mandiri secara ekonomi, meningkatkan taraf hidup keluarganya, bahkan menjadi pihak yang menunaikan zakat untuk membantu masyarakat lainnya,” ungkapnya.
Ia berharap hasil dan pengalaman yang diperoleh selama Rakornas BAZNAS 2026 dapat menjadi bekal bagi BAZNAS Kota Sungai Penuh untuk menghadirkan program-program yang semakin efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Kota Sungai Penuh, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat, zakat diharapkan menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah, memperluas manfaat sosial, dan mempercepat upaya pengentasan kemiskinan.
Dengan semangat memperkuat penghimpunan dan meningkatkan kualitas pendistribusian, BAZNAS Kota Sungai Penuh optimistis dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berdaya.(Mko)